blognya unggun

Pariwisata Kabupaten Buton *chapter 2

Posted on: 4 April 2008


Kawasan Pantai Batauga
Kawasan Pantai Batauga sebagai lokasi rekreasi, refresing, olahraga dan pertemuan bisinis (Pantai Laompo, Pantai Jodoh dan sebagainya.

Tari Mangaru
Tari Mangaru mempertontonkan kebudayaan memainkan senjata tajam. Tari ini biasanya dipertontonkan pada saat musim tanam-tanaman yang syukuran hasil panen.

Anyaman
Disekeliling desa-desa di Sulawesi Tenggara terdapat berbagai macam bahan baku untuk kerajinan anyaman. Rotan dan bambu tersebar diseluruh pedesaaan. Rotan dan bambu dipotong, direndam dan dibersihkan, dikeringkan dan dibelah tipis dan dipotong-potong untuk dibuat berbagai macam barang kerajinan kecil, seperti tempat rokok, hiasan dinding, topi tikar tatami dan lain-lain. Pohon pandan tumbuh di daerah rawa. Daunnya dikeringkan dan sangat baik dibuat keranjang dan tikar.

Disekitar hutan Mowewe tumbuh semcam anggrek tanah liar yang sangat indah. Penduduk setempat menamakannya “sorume” dan membuatnya menjadi berbagai macam anyaman yang indah.

“Nentu” semacam tanaman menjalar sangat banyak terdapat di Kabupaten Muna. Batang nentu yang bergaris tengah kira-kira 3 mm, dikeringkan, kemudian dibelah 3 dianyam menjadi berbagai macam kerajinan yang indah.

AGEL
Pada umumnya para gadis senang memakai tas tangan yang unik sebagai tambahan aksesoris penampilan mereka. Tas tangan “Agel” adalah salah satu tas tangan yang unik sebab baik dari modelnya maupun bentuknya memiliki ciri khas tersendiri. Tas tangan “Agel” terbuat dari tali agel dan sangat populer tidak hanya di Sulawesi Tenggara tapi bahkan di luar negeri.

Agel merupakan sejenis palm hutan. Daun agel yang tua dikeringkan kemudian dibuat tali dengan cara dipilin. Tali agel pilinan selanjutnya dianyam untuk membentuk berbagai macam barang cantik seperti tas tangan, tatakan piring, kotak tissue, topi dan lain sebagainya.

Ada dua teknik anyaman dengan menggunakan tali agel pilihan, yaitu :

  1. Teknik merajut.
  2. Teknik mengikat

Gembol
Sebagian dari meja-meja yang mengagumkan di dunia terbuat dari gembol berasal dari Pulau Muna. Gembol adalah pangkal batang pohon jati yang tumbuhnya abnormal, disebabkan oleh faktor lingkungan seperti kondisi tanah dan iklim setempat.

Warna cokelat-kemerahan kayu jati diperkaya oleh rupa yang mirip marmer dan lekukan pada sisinya sebagai akibat pertumbuhan yang abnormal.

Ukuran gembol bervariasi menurut umur dan besarnya pohon, biasanya bergaris tengah 1-2 meter, dengan tebal kira-kira 5 cm. Penggunaan gembol ini bermacam-macam; lazimnya digunakan sebagai meja tamu, namun yang lebih besar dapat pula dipergunakan menjadi meja makan, sedangkan yang kecil bisa dibuat menjadi jam dinding.

Referensi :

       * http://www.sultra.go.id/

2 Tanggapan to "Pariwisata Kabupaten Buton *chapter 2"

Hey, you have a great blog here!
I’m definitely going to bookmark you!
Thank you for your info.And this is
**agel** site/blog.
It pretty much covers ###agel## related stuff.

Very interesting indeed!!
**agel** site/blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mukadimah

Selamat Datang di blognya unggun. Jangan sungkan dan malu | silahkan dibaca, didunlud dan dicopas artikelnya | jangan lupa tuliskan gundala69.wordpress.com sebagai sumber artikel | tinggalkan jejakmu diruang komen biar aku tahu kedatanganmu | jika ada yang kurang berkenan silahkan add YMku tuk curhatnya. trims..UN69UN

YMku : gun.dala69

lEmbar ArsipKu

RSS sains nEws

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

pEringkat atas

tweet’Ku !!!

pEnyusup :

  • 376,924 ter'identifikasi

pEnutup

Terima kasih atas kunjungannyanya..bila ada waktu jangan lupa tuk nyasar kesini lagi ya..bye..bye

komuni-tasKu

%d blogger menyukai ini: